OUR volume 2

tulisan ini kembali Kupersembahkan untuk "seseorang yang tak ingin disebut namanya"...we both know who you are..
Dikutip dan Terinspirasi dari cerita cintanya, yang hingga saat ini masih menjadi tanda tanya, kenapa cerita ini bisa hadir..kenapa cerita ini hampir berakhir..

cerita kita dimulai lagi saat ku menghindarimu dan kita merasa sama-sama lelah dengan perasaan ini, memilih jalan terbaik dengan saling menghindar..
dan kau bilang..”kau akan tetap menjadi temanku”..
tapi…aku tak bisa..aku tak bisa lagi memenjarakan dan menahan perasaan ini..
kusadari bahwa aku menyayangimu sebagai “hal yang bisa kusebutkan ini adalah cinta”..

dan kau kembali bisa membacanya dimataku..
dan hari itu pun tiba..kau kembali memintaku tuk menjadi bagian dari perjalanan cintamu..dan tak ada keraguan sedikit pun dihatiku dan aku terima uluran tanganmu..
inilah cinta pertama untukku..kekasih pertama buatku...

kini kau telah mengawali hari-hariku dengan cinta..
kita berbagi tawa,berbagi senyum, berbagi canda, berbagi kehangatan dalam setiap genggaman tangan kita, mendiskusikan segala hal, bertukar pikiran dan saling menjaga perasaan..segalanya indah, segalanya manis,
tak ada kekhawatiran apapun bahwa sebenarnya..ini salah..



Bahasa cinta yang kutawarkan adalah,ku menjadi sahabatmu,kumenjadi saudaramu,kumenjadi pendengar setiamu..
aku suka mendengar kau bercerita,..aku menyukai caramu memuji dirimu sendiri..aku menyukai kedewasaan yang kau miliki, hingga ku sadari, engkau mengenalku melebihi diriku sendiri..tapi aku selalu sedih tiap mendengar suaramu bergetar menceritakan hal-hal yang sebenarnya indah tapi menyakitkan hatimu..dan aku tak sanggup mendengarnya lebih lama..
karena aku ingin bahagia yang hadir disekelilingmu kau dapatkan secara tulus..
kau selalu mendapati aku bertingkah aneh saat kau bercerita tentang kisah cintamu yang dulu, dan jujur selalu ada cemburu disana..
yahh..dan juga selalu ada airmata disana..

saat pertama kau membisikkan kalimat ‘I Love You’ ditelingaku aku tertawa, tertawa bodoh dan menganggap kau melucu..dan tak ingin mendengar kau meyakinkanku atas kesungguhan kalimat itu..karena aku takut..aku takut mendapatkan kejujuran disana dan membuatku tergantung padamu..aku takut tak bisa melepasmu..yang sebenarnya, kita takkan bisa melanjutkan semua ini..

hingga hari itu tiba..hari dimana kepercayaan diriku berdiri disisimu membuatku tak yakin dengan pijakanku..aku tak bisa mengimbangi dirimu..mengimbangi diriku..
saat kau jatuh, ada orang lain disana, yang lebih mengenalmu dariku, yang lebih kau butuhkan..awalnya itu tampak biasa, tapi ketidakpercayaan dalam diriku makin menggila..
hanya saja aku menunggumu kembali bangkit untuk kudiskusikan hal ini..namun saat aku ingin mendiskusikan hal ini..kalimat yang kutakutkan itu keluar dari bibirmu...
aku tak tahu,apakah kau yang menyerah duluan, ataukah aku, ataukah kita sama-sama menyerah??
dan teringat kembali saat kau meminta ku untuk memelukmu,..dan kau berkata alasan kumemelukmu karena "kau tak mau melepaskanku"..melepaskanku untuk tangan yang lain yang katamu harusnya dialah yang aku pilih...!

awalnya aku hanya ingin mengungkapkan apa yang ada dihatiku saat melihat kau bersama yang lain..tapi kau meminta hal ini..meminta untuk kita lebih baik saling menjauh..mengakhiri kisah ini, menyerah dan ingin melepasku, dan jujur..aku tak bisa..tak bisa secepat ini..
aku memilih bertahan..bertahan hingga aku yang akan mengatakan tak sanggup lagi, tak sanggup lagi melihat kau menjauh,terlihat berbahagia dengan orang lain..

Saat ini yang ada disetiap mimpiku adalah sebuah ketakutan..takut akan saat dimana kau berkata..”maaf”.. dan aku melangkah menjauh darimu, dengan senyuman tulus..
Karena kuyakin pada kenyataannya..aku takkan bisa tersenyum..aku yakin…dan jangan melarangku tuk menangis...aku sangat ingin..

..mengutip sebuah prosa dari sebuah buku, aku ingin mengatakan ini..

kepada seseorang yang telah menggenapkan hidupku dengan cinta, aku masih menyayangimu..
dulu aku merasa hatiku kosong akan cinta,,dan kau hadir dan membuatx utuh…
semoga kau mau menunggu aku menata hatiku..tunggu aku sampai aku yang mengatakan tak sanggup lagi..tapi aku tak ingin menahan langkahmu kearah yang lain..tidak sama sekali..bukankah kita sepakat..hal inilah yang terbaik buat kita berdua..dan semoga kita dipertemukan dengan kebahagian kita yang sebenarnya..


thank you for making my world full with Love, i...

1 komentar:

ISMAIL HS mengatakan...

wa...wah...ini cerita flm yang penuh rekayasa atau cerita cintamu yang kayak di film-flm...

bukanji cerita cintanya adekmu ini...
"Haula"